Statistika
Simpangan baku dan varians: rumus, cara hitung, dan contoh soal
Simpangan baku mengukur seberapa jauh data menyebar dari rata-ratanya. Varians adalah kuadrat dari simpangan baku.
Biasanya keluar di ujian sebagai soal hitung varians dan simpangan baku dari data mentah atau tabel frekuensi, sering ditambah pertanyaan apakah datanya sampel atau populasi.
Konsepnya, satu per satu
Simpangan adalah jarak data dari rata-rata
Untuk tiap data , simpangannya adalah . Data di atas rata-rata punya simpangan positif, di bawah rata-rata negatif.
Kalau semua simpangan dijumlahkan, hasilnya selalu 0: yang positif dan negatif saling menghapus. Karena itu simpangan dikuadratkan dulu sebelum dijumlahkan.
Varians: rata-rata kuadrat simpangan
Untuk data sampel (sebagian dari populasi), jumlah kuadrat simpangan dibagi :
Untuk data populasi (seluruh anggota), dibagi dan rata-ratanya ditulis :
Simpangan baku: akar dari varians
dan . Akar membuat satuannya kembali sama dengan data. Kalau datanya dalam cm, varians dalam cm², simpangan baku kembali dalam cm.
Makin besar simpangan baku, makin menyebar datanya. Simpangan baku 0 berarti semua data sama.
Kenapa sampel dibagi n − 1?
Rata-rata sampel dihitung dari data itu sendiri. Akibatnya, jumlah kuadrat simpangan terhadap tidak pernah lebih besar daripada terhadap rata-rata populasi yang sebenarnya, dan biasanya lebih kecil. Membagi dengan membuat sebaran terlihat lebih kecil dari aslinya. Membagi dengan mengoreksi itu.
Di soal kuliah: kalau soal menyebut "sampel", pakai n − 1. Kalau datanya seluruh populasi, pakai N.
Data dalam tabel frekuensi
Kalau nilai muncul kali, kuadrat simpangannya dikali frekuensi, dan :
Rumus cepat yang hasilnya sama: .
Contoh soal dan pembahasan
Coba kerjakan dulu, baru buka pembahasannya.
Contoh 1
Nilai kuis 5 mahasiswa yang diambil sebagai sampel: 6, 8, 7, 5, 9. Hitung varians dan simpangan baku sampelnya.
Lihat pembahasan
Rata-rata: .
Simpangan tiap data: . Kuadratnya: .
Jumlah kuadrat simpangan: .
Varians sampel: .
Simpangan baku: .
dan .
Contoh 2
Jumlah buku yang dibaca setahun oleh semua anggota sebuah klub baca (5 orang): 10, 14, 12, 18, 16. Hitung simpangan bakunya. Berapa hasilnya kalau data ini dianggap sampel?
Lihat pembahasan
Datanya seluruh anggota klub, jadi ini populasi. Rata-rata: .
Simpangan: . Kuadratnya: . Jumlahnya .
Varians populasi: , jadi .
Kalau dianggap sampel: , jadi .
Populasi: . Kalau sampel: . Pembaginya yang membuat beda.
Contoh 3
Sampel nilai tugas 10 mahasiswa disajikan dalam tabel frekuensi berikut. Hitung varians dan simpangan bakunya.
Lihat pembahasan
dan , jadi .
Kuadrat simpangan dikali frekuensi (lihat tabel), jumlahnya .
Varians sampel: .
Cek dengan rumus cepat: , lalu . Sama.
Simpangan baku: .
| Nilai (x) | Frekuensi (f) | x − x̄ | (x − x̄)² | f · (x − x̄)² |
|---|---|---|---|---|
| 2 | 1 | −3,4 | 11,56 | 11,56 |
| 4 | 3 | −1,4 | 1,96 | 5,88 |
| 6 | 4 | 0,6 | 0,36 | 1,44 |
| 8 | 2 | 2,6 | 6,76 | 13,52 |
| Jumlah | 10 | 32,4 |
Geser tabel ke samping untuk melihat semua kolom.
dan .
Contoh 4
Simpangan baku sekumpulan data adalah 3. Setiap data ditambah 5, lalu hasilnya dikali 2. Berapa simpangan baku dan varians data yang baru?
Lihat pembahasan
Menambah 5 ke semua data menggeser rata-rata sejauh 5 juga, jadi jarak tiap data ke rata-rata tidak berubah. Simpangan baku tetap 3.
Mengalikan semua data dengan 2 membuat semua jarak ke rata-rata ikut dua kali lipat. Simpangan baku menjadi 2 · 3 = 6.
Varians adalah kuadratnya: . Perhatikan, varians berubah dengan faktor , bukan 2.
Simpangan baku baru 6, varians baru 36.
Kesalahan yang paling sering bikin kehilangan nilai
Membagi dengan n untuk data sampel
Ini kesalahan paling umum. Di contoh 1, membagi dengan 5 memberi , bukan 2,5. Baca kalimat soalnya: kata "sampel" berarti pembaginya .
Lupa mengakarkan
Soal minta simpangan baku, tapi yang ditulis varians. Setelah dapat varians, selalu tanya dirimu: yang diminta yang mana?
Membulatkan rata-rata terlalu awal
Kalau dibulatkan jadi 5 sebelum menghitung simpangan, semua kuadrat ikut meleset dan jawabannya bisa jauh berbeda. Bulatkan di langkah terakhir saja.
Kuis singkat: 3 soal
Tanpa daftar. Pilih jawaban, pembahasannya langsung muncul.
Soal 1Data sampel: 4, 6, 8. Berapa simpangan baku sampelnya?
Soal 2Varians sekumpulan data adalah 4. Kalau setiap data dikali 3, berapa variansnya sekarang?
Soal 3Varians sampel sebuah data adalah 2,25. Berapa simpangan bakunya?
Yang sering ditanya
Kapan pakai pembagi n − 1 dan kapan n?
Pakai n − 1 kalau datanya sampel, yaitu sebagian dari populasi yang dipakai untuk menaksir. Pakai n (atau N) kalau datanya mencakup seluruh populasi. Kalau soal tidak menyebut apa-apa, ikuti kebiasaan dosen atau buku pegangan matkulmu.
Simpangan baku bisa negatif?
Tidak. Simpangan baku adalah akar dari varians, dan varians adalah jumlah kuadrat dibagi bilangan positif. Nilai terkecilnya 0, yaitu kalau semua data sama.
Apa beda simpangan baku dan standard error?
Simpangan baku mengukur sebaran data. Standard error (galat baku) mengukur sebaran rata-rata sampel, dihitung dari simpangan baku dibagi akar n. Standard error dipakai di uji t dan interval kepercayaan.
Standar deviasi sama dengan simpangan baku?
Sama. Standar deviasi adalah serapan dari standard deviation. Buku berbahasa Indonesia lebih sering memakai istilah simpangan baku.
Ujian Statistika sebentar lagi?
Naomi cek dulu bagian Statistika mana yang belum kamu bisa lewat beberapa soal, lalu ajarin itu aja.
Diperbarui 27 Oktober 2026