Bandingkan rata-rata dua kelompok berbeda, atau data yang sama sebelum dan sesudah. Keluar t hitung, t tabel, p-value, dan kesimpulannya, lengkap dengan langkah.
Pilih jenis uji yang tepat
- Independen: dua kelompok berbeda, misalnya kelas A dan kelas B.
- Berpasangan: subjek yang sama diukur dua kali, misalnya sebelum dan sesudah pelatihan.
Untuk uji independen, ada dua rumus galat baku:
Lalu . Untuk pooled, df = n₁ + n₂ − 2.
Contoh uji t independen
Nilai kelas A (10 mahasiswa): 70, 75, 80, 85, 90, 65, 78, 82, 88, 77, jadi dan . Kelas B (8 mahasiswa): 68, 72, 74, 70, 66, 75, 71, 69, jadi dan . Apakah rata-ratanya berbeda (α = 0,05)?
- , df = 16, t tabel (0,025; 16) = 2,120.
- 2,860 > 2,120, jadi H₀ ditolak (p-value 0,0113): rata-rata kedua kelas berbeda.
Simpangan baku kedua kelas cukup jauh berbeda (7,79 dan 3,02), jadi di sini Welch lebih aman. Dengan Welch: t = 3,120, df = 12,15, p-value 0,0087. Kesimpulannya sama.
Contoh uji t berpasangan
Nilai 8 mahasiswa sebelum pelatihan: 60, 65, 70, 72, 58, 64, 69, 75. Sesudah: 65, 68, 72, 78, 60, 70, 71, 80. Apakah nilainya naik (α = 0,05)?
- Selisih d = sebelum − sesudah: −5, −3, −2, −6, −2, −6, −2, −5. Hipotesis (sesudah lebih tinggi).
- , , .
- , df = 7, t tabel satu arah (0,05; 7) = 1,895.
- −6,063 < −1,895, jadi H₀ ditolak: nilainya naik setelah pelatihan.
Cuma punya satu kelompok? Pakai kalkulator uji t satu sampel.