Apa bedanya IPS dan IPK?
IPS (Indeks Prestasi Semester) adalah rata-rata nilai satu semester. IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) adalah rata-rata dari semua semester yang sudah kamu jalani. Keduanya dihitung dengan bobot SKS, jadi matkul 4 SKS lebih berpengaruh daripada matkul 2 SKS.
Bagaimana cara menghitung IPK?
Kalikan bobot nilai huruf tiap matkul dengan SKS-nya, jumlahkan, lalu bagi dengan total SKS. Contoh: Kalkulus 3 SKS A (4), Statistika 3 SKS B (3), Bahasa Inggris 2 SKS AB (3,5), Agama 2 SKS A (4) → (12 + 9 + 7 + 8) ÷ 10 = 3,60.
Nilai AB atau B+ bobotnya berapa?
Tergantung kampus. Di skala bawaan kalkulator ini, AB = 3,5, BC = 2,5, A- = 3,7, dan B+ = 3,3. Ada kampus yang memakai angka lain, jadi cek pedoman akademikmu dan ubah bobotnya kalau beda.
Harus mengisi semua semester?
Tidak. Nyalakan "Mulai dari IPK lama", isi IPK dan total SKS sampai semester lalu (ada di KHS atau transkrip), lalu isi matkul semester ini saja.
Matkul yang diulang dihitung bagaimana?
Aturannya beda antar kampus. Kalau kampusmu hanya memakai satu nilai untuk matkul yang diulang, masukkan matkul itu sekali saja dengan nilai yang dipakai.
Kenapa hasilnya beda 0,01 dengan transkrip?
Kalkulator ini membulatkan ke 2 angka di belakang koma. Ada kampus yang memotong angkanya, bukan membulatkan, jadi hasilnya bisa selisih 0,01.
Nilai yang aku masukkan disimpan di mana?
Di browser HP atau laptop-mu sendiri, jadi angkanya masih ada waktu kamu buka halaman ini lagi. Kamu tidak perlu daftar atau login.