Bagaimana jadwalnya dibuat?
Hari belajar dihitung dari hari ini sampai sehari sebelum ujian, tanpa hari libur yang kamu pilih. Satu atau dua hari terakhir dipakai untuk latihan soal campuran dan review. Sisa harinya dibagi rata ke topik, sesuai urutan yang kamu tulis.
Kenapa ada hari latihan campuran di akhir?
Di ujian, soal tidak dikelompokkan per topik. Latihan soal acak dari semua topik melatih kamu memilih cara yang tepat, dan memperlihatkan bagian yang masih sering salah sebelum hari ujian.
Kalau waktunya tidak cukup bagaimana?
Kalkulator memberi tanda kalau tiap topik cuma dapat sedikit waktu. Tambah menit per hari, kurangi hari libur, atau hapus topik yang jarang keluar. Topik yang paling belum kamu bisa sebaiknya didahulukan.
Bisa pakai topik dari silabus atau kisi-kisi sendiri?
Bisa. Untuk beberapa matkul, topiknya terisi otomatis dari urutan belajar di NaomiStudy. Kamu bisa mengubah, menghapus, atau mengganti semuanya dengan topik dari kisi-kisi dosenmu, satu per baris.
Kalau aku melewatkan satu hari?
Buka halaman ini lagi dan tap "Buat ulang mulai hari ini". Jadwal dihitung ulang dari hari ini dengan sisa hari yang ada.
Berapa lama belajar per hari yang ideal?
Tidak ada angka yang pas untuk semua orang. Belajar rutin tiap hari biasanya lebih awet daripada belajar semalam suntuk sebelum ujian. Pilih durasi yang benar-benar bisa kamu jalani, lalu tambah kalau kalkulator bilang waktunya mepet.
Jadwalnya disimpan di mana?
Di browser HP atau laptop-mu sendiri, jadi jadwalnya masih ada waktu kamu buka halaman ini lagi. Kamu juga bisa menyalinnya ke WhatsApp, catatan, atau Excel.