Langsung ke isi
NaomiStudySemua alat

Generator jadwal belajar ujian

Pilih matkul, tanggal ujian, dan berapa lama kamu bisa belajar tiap hari. Rencana harian sampai H-1 langsung jadi, lengkap dengan hari latihan soal dan review.

1. Matkul dan tanggal ujian

Kapan ujiannya?

2. Waktu belajarmu

Menit belajar per hari

Hari libur (tidak belajar), opsional

3. Topik yang mau dipelajari

Tulis satu topik per baris, urut dari yang mau dipelajari duluan. Lihat kisi-kisi atau silabus kalau ada.

Isi tanggal ujian dan topiknya, jadwal harianmu langsung muncul di sini.

Cara jadwal ini dibuat

  1. Hari belajar: dari hari ini sampai H-1 ujian, tanpa hari libur yang kamu pilih.
  2. Hari terakhir untuk latihan: 2 hari kalau ada 7 hari belajar atau lebih, 1 hari kalau 2–6 hari. Kalau tinggal 1 hari, semua topik masuk hari itu.
  3. Sisa hari dibagi rata ke topik sesuai urutan. Kalau topiknya lebih sedikit dari hari, tiap topik dapat satu hari penuh atau lebih. Kalau topiknya lebih banyak, satu hari diisi beberapa topik dengan menit yang dibagi rata.
  4. Tiap topik idealnya dapat sekitar 1,5 jam. Kalau kurang dari itu, kalkulator memberi tanda waktunya mepet.

Contoh

UAS Statistika 14 hari lagi, belajar 1 jam per hari, Minggu libur, 4 topik. Ada 12 hari belajar: 10 hari untuk topik (3, 3, 2, dan 2 hari) dan 2 hari terakhir untuk latihan campuran lalu review. Tiap topik dapat sekitar 2,5 jam, jadi waktunya cukup.

Supaya jadwalnya jalan

  • Mulai tiap sesi dengan beberapa soal, bukan membaca ulang. Bagian yang salah itulah yang perlu dipelajari.
  • Taruh topik yang paling belum kamu bisa di urutan awal, saat waktunya masih banyak.
  • Kalau satu hari terlewat, buat ulang jadwalnya. Jangan menumpuk dua hari sekaligus di malam terakhir.

Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana jadwalnya dibuat?

Hari belajar dihitung dari hari ini sampai sehari sebelum ujian, tanpa hari libur yang kamu pilih. Satu atau dua hari terakhir dipakai untuk latihan soal campuran dan review. Sisa harinya dibagi rata ke topik, sesuai urutan yang kamu tulis.

Kenapa ada hari latihan campuran di akhir?

Di ujian, soal tidak dikelompokkan per topik. Latihan soal acak dari semua topik melatih kamu memilih cara yang tepat, dan memperlihatkan bagian yang masih sering salah sebelum hari ujian.

Kalau waktunya tidak cukup bagaimana?

Kalkulator memberi tanda kalau tiap topik cuma dapat sedikit waktu. Tambah menit per hari, kurangi hari libur, atau hapus topik yang jarang keluar. Topik yang paling belum kamu bisa sebaiknya didahulukan.

Bisa pakai topik dari silabus atau kisi-kisi sendiri?

Bisa. Untuk beberapa matkul, topiknya terisi otomatis dari urutan belajar di NaomiStudy. Kamu bisa mengubah, menghapus, atau mengganti semuanya dengan topik dari kisi-kisi dosenmu, satu per baris.

Kalau aku melewatkan satu hari?

Buka halaman ini lagi dan tap "Buat ulang mulai hari ini". Jadwal dihitung ulang dari hari ini dengan sisa hari yang ada.

Berapa lama belajar per hari yang ideal?

Tidak ada angka yang pas untuk semua orang. Belajar rutin tiap hari biasanya lebih awet daripada belajar semalam suntuk sebelum ujian. Pilih durasi yang benar-benar bisa kamu jalani, lalu tambah kalau kalkulator bilang waktunya mepet.

Jadwalnya disimpan di mana?

Di browser HP atau laptop-mu sendiri, jadi jadwalnya masih ada waktu kamu buka halaman ini lagi. Kamu juga bisa menyalinnya ke WhatsApp, catatan, atau Excel.

Alat lain