Jaringan Komputer
Subnetting: cara menghitung subnet, host, dan broadcast, plus contoh soal
Subnetting membagi satu jaringan menjadi beberapa jaringan yang lebih kecil dengan meminjam sebagian bit host untuk bagian network.
Biasanya keluar di ujian sebagai soal "diketahui IP dan prefiks, tentukan network address, broadcast, rentang host, dan jumlah host", atau "bagi jaringan /24 menjadi beberapa subnet".
Konsepnya, satu per satu
Prefiks = jumlah bit network
Alamat IPv4 punya 32 bit. Prefiks /26 artinya 26 bit pertama untuk network, dan 32 − 26 = 6 bit sisanya untuk host.
Dalam bentuk subnet mask, 26 bit bernilai 1 ditulis 255.255.255.192, karena oktet terakhir 11000000 = 128 + 64 = 192.
Jumlah host dan jumlah subnet
Dengan h bit host, ada alamat per subnet. Yang bisa dipasang ke perangkat , karena alamat pertama dipakai sebagai network dan alamat terakhir sebagai broadcast.
Kalau kamu meminjam s bit dari bagian host, jumlah subnetnya . Buku lama kadang memakai karena subnet pertama dan terakhir dulu tidak dipakai. Kalau dosenmu memakai rumus itu, ikuti dosenmu.
Ukuran blok: 256 dikurangi oktet mask
Cari oktet mask yang bukan 255 dan bukan 0. Ukuran bloknya 256 dikurangi oktet itu. Untuk /26 (oktet terakhir 192): 256 − 192 = 64, jadi subnetnya mulai di 0, 64, 128, dan 192.
Untuk prefiks /17 sampai /23, oktet yang berubah adalah oktet ketiga. Untuk /25 sampai /30, oktet keempat. Prefiks /24 paling gampang: network berakhiran .0 dan broadcast berakhiran .255.
Network, broadcast, dan rentang host
Network address: kelipatan ukuran blok yang paling dekat di bawah (atau sama dengan) angka di oktet itu. Broadcast: satu alamat sebelum network berikutnya. Host yang bisa dipakai: semua alamat di antara keduanya.
Oktet di sebelah kanan oktet itu ikut menyesuaikan: semuanya 0 di network address, dan semuanya 255 di broadcast.
Contoh soal dan pembahasan
Coba kerjakan dulu, baru buka pembahasannya.
Contoh 1
Diketahui IP 192.168.10.75/27. Tentukan network address, broadcast, rentang host, dan jumlah host yang bisa dipakai.
Lihat pembahasan
/27 berarti oktet terakhir mask 224 (11100000), jadi ukuran blok 256 − 224 = 32. Subnet mulai di 0, 32, 64, 96, dan seterusnya.
75 ada di antara 64 dan 95, jadi network address 192.168.10.64.
Broadcast: satu sebelum network berikutnya (96), yaitu 192.168.10.95.
Rentang host: 192.168.10.65 sampai 192.168.10.94.
Bit host 32 − 27 = 5, jadi host.
Network 192.168.10.64, broadcast 192.168.10.95, host .65 sampai .94, sebanyak 30 host.
Contoh 2
Bagi jaringan 192.168.1.0/24 menjadi 4 subnet yang sama besar. Tuliskan tiap subnetnya.
Lihat pembahasan
4 subnet butuh , jadi pinjam s = 2 bit. Prefiks baru /24 + 2 = /26.
Ukuran blok /26: 256 − 192 = 64.
Tiap subnet punya 6 bit host, jadi host.
| Subnet | Network | Rentang host | Broadcast |
|---|---|---|---|
| 1 | 192.168.1.0/26 | .1 – .62 | 192.168.1.63 |
| 2 | 192.168.1.64/26 | .65 – .126 | 192.168.1.127 |
| 3 | 192.168.1.128/26 | .129 – .190 | 192.168.1.191 |
| 4 | 192.168.1.192/26 | .193 – .254 | 192.168.1.255 |
Geser tabel ke samping untuk melihat semua kolom.
Empat subnet /26 dengan network .0, .64, .128, dan .192, masing-masing 62 host.
Contoh 3
Diketahui IP 172.16.100.130/20. Tentukan network address, broadcast, dan jumlah host.
Lihat pembahasan
/20 berarti oktet ketiga mask 240 (11110000), jadi ukuran blok 256 − 240 = 16 di oktet ketiga: 0, 16, 32, …, 96, 112, dan seterusnya.
Oktet ketiga 100 ada di antara 96 dan 111, jadi oktet ketiga network-nya 96. Oktet keempat jadi 0, sehingga network address 172.16.96.0.
Broadcast: satu sebelum 172.16.112.0, yaitu 172.16.111.255.
Bit host 32 − 20 = 12, jadi host, dari 172.16.96.1 sampai 172.16.111.254.
Network 172.16.96.0, broadcast 172.16.111.255, 4.094 host.
Contoh 4
Setiap subnet butuh minimal 1.000 host. Prefiks berapa yang paling pas?
Lihat pembahasan
Cari h terkecil dengan .
h = 9 memberi , tidak cukup. h = 10 memberi , cukup.
Prefiks = 32 − 10 = /22, atau subnet mask 255.255.252.0.
/22 (1.022 host per subnet).
Kesalahan yang paling sering bikin kehilangan nilai
Lupa dikurangi 2
Jumlah host yang bisa dipakai adalah , bukan . Soal yang menanyakan "host yang bisa dipakai" hampir selalu mengecek ini.
Ukuran blok di oktet yang salah
Untuk /20, ukuran blok 16 berlaku di oktet ketiga, bukan keempat. Lihat dulu oktet mana yang mask-nya bukan 255 dan bukan 0.
Broadcast dikira selalu .255
Kalau ukuran blok ada di oktet keempat (/25 sampai /30), hanya subnet terakhir yang broadcast-nya .255. Untuk 192.168.10.75/27, broadcast-nya .95, bukan .255.
Kuis singkat: 3 soal
Tanpa daftar. Pilih jawaban, pembahasannya langsung muncul.
Soal 1Berapa jumlah host yang bisa dipakai di subnet /28?
Soal 2Network address dari 10.0.0.100/26 adalah …
Soal 3Broadcast address dari 192.168.5.33/29 adalah …
Yang sering ditanya
Apa bedanya subnet mask dan prefiks CIDR?
Isinya sama, cara tulisnya beda. Prefiks /26 artinya 26 bit pertama bernilai 1. Kalau ditulis sebagai subnet mask, hasilnya 255.255.255.192.
Kenapa jumlah host dikurangi 2?
Alamat pertama di tiap subnet dipakai sebagai alamat network, dan alamat terakhir sebagai alamat broadcast. Keduanya tidak bisa dipasang di perangkat.
Apakah kelas IP (A, B, C) masih dipakai?
Jaringan sekarang memakai CIDR, jadi kelas IP tidak lagi menentukan prefiks. Tapi banyak soal ujian masih menyebut kelas, misalnya kelas C untuk prefiks bawaan /24. Pahami keduanya.
Ujian Jaringan Komputer sebentar lagi?
Naomi cek dulu bagian Jaringan Komputer mana yang belum kamu bisa lewat beberapa soal, lalu ajarin itu aja.
Diperbarui 27 Oktober 2026